TANJUNG –
Pemetaan sosial yang digelar Solidaritas Masyarakat untuk Transparansi
(SOMASI) dan Lembaga non Pemerintah Satunama di Lombok Utara menemukan,
mayoritas pasangan hidup belum memiliki buku nikah.
Bahkan, ada di antara mereka yang sudah
menikah puluhan tahun. Namun, saat ini masih belum tercatat secara resmi
dan mengantongi buku nikah.
“Kita menemukan kesadaran dan informasi
terkait pentingnya buku nikah,” tandas Badan Pekerja SOMASI NTB, Ervin
Kaffah, dalam workshop di Tanjung, kemarin (2/10).