Translate

Tampilkan postingan dengan label Kejari Praya Budiono. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kejari Praya Budiono. Tampilkan semua postingan

Jumat, 13 September 2013

Kepala Dinas Kesehatan Lombok Tengah Ditahan

Ervyn Kaffah, mengatakan sebenarnya dugaan kasus mark up di lingkungan Pemkab Lombok Tengah ini sudah lama dan jika sekarang ini dibongkar, karena memang Kepala Kejarinya punya niat yang baik.

Dia juga meminta kepada pihak Kejaksaan Tinggi NTB untuk terus mengungkap kasus ini. Karena, lanjutnya, kemungkinan dana mark up ini telah dibagi-bagi kepada para pejabat. "Saya dengar Pak Budiono (Kejari Praya) banyak mendapat ancaman sana-sini akibat mengungkap kasus ini," tandasnya.


 Kamis, 20 November 2003 | 11:41 WIB

TEMPO Interaktif, Mataram:Kejaksaan Negeri Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, akhirnya menahan dr Kurnia Winata Taufik, Kepala Dinas Kesehatan Lombok Tengah, terkait dugaan kasus mark up penyediaan tanah untuk pembangunan kantor fasilitas pemerintah di Lombok Tengah anggaran tahun APBD 2001 dan 2002 yang bernilai miliaran rupiah.

Menurut Kepala Kejaksaan Tinggi NTB Suhardjono, penahanan terhadap Kepala Dinas Kesehatan resminya pada Selasa (18/11). Namun, dirinya baru menerima sehari kemudian. "Ini untuk kepastian penahanan tersangka kasus tersebut," tegas Kajati di Mataram, (20/11) siang.