antaranews.com | 30/08/2012 18:26 |
Mataram, 30/8 (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) disarankan untuk tidak merevisi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) periode 2008-2013, karena dapat menjadi preseden buruk dalam praktik pemerintahan.
"Kami sarankan Pemprov NTB tidak merevisi target RPJMD jika rezim berkuasa tidak mampu mengejar target yang ditetapkan dalam peraturan daerah," kata Ervyn Kaffah, koordinator Gerakan Sayangi Gubernur yang diinisiasi sejumlah kalangan aktivis LSM, di Mataram, Kamis.
Mataram, 30/8 (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) disarankan untuk tidak merevisi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) periode 2008-2013, karena dapat menjadi preseden buruk dalam praktik pemerintahan.
"Kami sarankan Pemprov NTB tidak merevisi target RPJMD jika rezim berkuasa tidak mampu mengejar target yang ditetapkan dalam peraturan daerah," kata Ervyn Kaffah, koordinator Gerakan Sayangi Gubernur yang diinisiasi sejumlah kalangan aktivis LSM, di Mataram, Kamis.