Sementara
Solidaritas Masyarakat untuk Demokrasi (SOMASI) NTB berhasil menemukan
berbagai bukti dugaan adanya aliran dana secara siluman. Salah satunya
mengalirnya dana Peduli Sosial Kemasyarakatan (PSK) PT. Bank NTB senilai
Rp940.890 juta untuk tahun buku 2004 ke rekening khusus kepala daerah
(pejabat).
SOMASI menemukan sejumlah dana yang diduga gratifikasi bagi kepala daerah tersebut tidak digunakan untuk kepentingan PSK.
“Dana PSK setiap tahun dikucurkan dari Bank NTB ke rekening Pemda se NTB, namun kami temukan ada dana yang tidak tepat sasaran,” ungkap Koordinator Badan Pekerja SOMASI NTB, Ervyn Kaffah.
SOMASI menemukan sejumlah dana yang diduga gratifikasi bagi kepala daerah tersebut tidak digunakan untuk kepentingan PSK.
“Dana PSK setiap tahun dikucurkan dari Bank NTB ke rekening Pemda se NTB, namun kami temukan ada dana yang tidak tepat sasaran,” ungkap Koordinator Badan Pekerja SOMASI NTB, Ervyn Kaffah.