"Koordinator Solidaritas Masyarakat untuk Transparansi
(Somasi) NTB, Ervyn Kaffah berpendapat, sikap para mantan anggota
Dewan tersebut dinilainya wajar. Karena sejak awal, sudah ada “stempel”
yang diberikan kepada mantan politisi Udayana itu, bahwa mereka
bersalah dan harus mengembalikan uang yang keluar secara inprosedural.
“Stempel bersalah itu mereka dapatkan dari surat penagihan kerugian
negara yang dilayangkan Kejaksaan,” kata Ervyn. Diperkirakannya,
sudah ada ketakutan dari objek yang ditagih karena kekhawatiran ada
proses hukum jika ada pengembalian".
Orang-orang mengira saya mengkritik kekuasaan. Bukan. Saya sedang menjalankan posisi demokratis saya sebagai warga untuk membicarakan urusan yang menyangkut hajat hidup saya sendiri dan warga lainnya. Jika ada diantaranya berkaitan dengan Anda, itu bonus.
Translate
Tampilkan postingan dengan label HL Serinata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label HL Serinata. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 14 September 2013
Sebagian Mantan Anggota Dewan Tolak Kembalikan Kerugian Negara
Label:
BKR NTB,
DPRD NTB,
Ervyn Kaffah,
Fraksi Golkar,
H Saiful Islam,
HL Serinata,
Korupsi Dewan,
Muhammad SH,
Pemberantasan Korupsi,
Pengembalian Kerugian Keuangan Negara,
PPP NTB,
SOMASI NTB
Jumat, 13 September 2013
PEMILU CENTER ANGGAP PARPOL NYARIS GAGAL
Senin, 07 April 2008
PEMILU Center meminta partai politik (Parpol) melakukan proses rekrutmen bakal calon gubernur (Bacagub)/bacawagub, secara transparan, demokratis, terbuka, dan melibatkan akses publik, menjelang Pemilu Pilkada NTB, Juli mendatang.
Melihat perkembangan saat ini Pemilu Center menilai parpol yang ada, telah gagal melaksanakan proses rekrutmen bila mengacu Undang-undang Parpol , Penyelenggaraa Pemilu, dan Undang-undang Pemda.
"Sampai saat ini, kami melihat baru ada satu bacagub yang layak mendaftar diri ke KPU 11 April mendatang, yakni H.Lalu Serinata, yang diusung Golkar. Sementara bakal calon lain, kami masih ragu karena yang ada koalisi parpol saat ini berubah-ubah," kata Sekretaris Jenderal Pemilu Center, Ervyn Kaffah SH, Minggu (23/3) di Mataram.Ia menilai, tanpa koalisi pun Golkar mampu mengusung Serinata, calon yang kini masih menjabat Gubernur NTB, karena suara Golkar di kursi DPRD NTB melebihi 15 persen.
Langganan:
Postingan (Atom)