Translate

Tampilkan postingan dengan label Survey OBS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Survey OBS. Tampilkan semua postingan

Jumat, 29 Mei 2015

Kota Mataram Tertinggi untuk Kemudahan Akses Informasi


 Senin, 30/09/2013 09:29 WIB

Ervyn Kaffah mengatakan bahwa meskipun pemerintah provinsi NTB sudah mempunyai infrastruktur (PPID) untuk memudahkan publik dalam mengakses keterbukaan informasi publik, justeru tingkat kemudahan publik dalam mendapatkan akses informasi sangat buruk dan sulit. Salah satu penyebabnya ialah karena jajaran SKPD lingkup pemerintah provinsi NTB belum mampu menerjemahkan keinginan pimpinannya. Selain itu, meskipun pemerintah provinsi NTB sudah memiliki PPID sebagai infrastruktur pendukung keterbukaan informasi publik namun hal itu ternyata tidak memiliki korelasi dengan sifat keterbukaan para pimpinan SKPD lingkup pemprov NTB.


Mataram (Suara NTB) - Sebagai salah satu prasyarat tegaknya iklim berdemokrasi di Negara kita, prinsip keterbukaan menjadi suatu prinsip yang wajib ada di suatu pemerintahan guna tercapainya iklim pemerintahan yang sehat. Salah satunya ialah soal keterbukaan anggaran. Transparansi anggaran ini merupakan instrumen politik utama bagi eksekutif sebagai tanggung jawabnya dalam memimpin negara. Karena anggaran merupakan dokumen yang akan mempengaruhi masyarakat, maka keberadaannya harus diketahui masyarakat. Evaluasi terhadap aksesibilitas dokumen-dokumen publik harus selalu dilakukan untuk memastikan hak masyarakat atas informasi terpenuhi, dan dokumen anggaran hanyalah salah satu dari sekian banyak dokumen publik yang harus dipublikasikan.

Selasa, 01 Oktober 2013

Mataram Kota dengan Keterbukaan Informasi Publik Paling Baik

Written By : Zaenudin Syafari | 30 September 2013 | 18:45

KBR68H, Mataram - LSM Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (FITRA) menempatkan Kota Mataram sebagai daerah yang memiliki tingkat keterbukaan informasi publik paling tinggi.

Sekjen FITRA NTB Ervyn Kaffah mengatakan, hal ini merupakan hasil survei yang dilaksanakan lembaganya tahun 2012 lalu di 13 daerah.