Tanggapi Wakil Ketua DPRD NTB; Ervyn Kaffah: Kita Perlu Obyektif Menilai Masalah
Ditulis oleh Dzikran Fakih
Senin 25 May 2015 jam 14 : 27
LOMBOKita - Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Nusa
Tenggara Barat (NTB) menilai, sampai Mei 2015 ini, atau memasuki
Triwulan Kedua Tahun Anggaran 2015, terdapat 10 SKPD yang lamban
mengajukan lelang kepada ULP-LPSE NTB.
Sebelumnya, akhir April
lalu, FITRA NTB mencatat ada 12 SKPD yang sangat lamban mengajukan
lelang. Meski ada kemajuan pada 2 SKPD dalam mengajukan lelang, namun
peningkatannya relatif minim. Hal ini menunjukkan bahwa terapi dari
atasan langsung berupa pemanggilan dan peringatan, serta Rapat Pimpinan
oleh Pimpinan Daerah belum menunjukkan hasil signifikan.
Menurut
Sekretaris Jenderal FITRA NTB , Ervyn Kaffah, kondisi keterlambatan
mengajukan lelang bukan hanya terjadi pada Dinas-dinas yang mengawal
Program Unggulan, namun juga terjadi pada sejumlah SKPD lainnya,
khususnya yang terkait dengan pelayanan dasar. Di sisi lain, meski ada
kemajuan pada 2 SKPD dalam mengajukan lelang, namun peningkatannya
relative minim.